Senin, 30 Januari 2017

Perkara Embun

Banyak hal yang tak ku ketahui
Bak embun yang hilang oleh mentari
Entah dipaksa pergi
ataukah rela menyepi sendiri ?

Embun sudah tak mampu lg menggodaku jahil
Sejak terjatuh dari si empunya klorofil
Entah tersapu angin pagi ataukah menghindar pada mentari memanggil ?

Belum ku dapatkan jawaban itu
Kini ku dilempari pilu
Saat tak lagi bertemu embunku
Sejak minggu lalu

Percuma aku bangun lebih awal
Kehadirannya telah digantikan hujan bisu
Pertanyaan-pertanyaan ku kini menjadi nihil
Ia lenyap terbawa sang pembuat rindu

Entah aku harus terduduk menunggu
ataukah membiarkan semua berlalu?
Mengganti embun yg dinanti dengan sejuta harapan baru?

310117
_Fa 

Jumat, 07 Oktober 2016

Aku

Ini (masih) tentang aku.

Aku?
Aku bukan penyair hebat atau penulis terkenal, aku hanya makhluk Tuhan yang lebih suka berekspresi lewat "tulisan". Ya tulisan yang mungkin aneh dan tak jarang bahasanya pun sulit dimengerti. Bukan karna ingin membuat bingung, hanya saja aku tak pandai merangkai kata2 seperti kebanyakan orang.
Dan harus ku akui, aku menghargai karya-karya penyair dan penulis siapapun itu, termasuk diriku sendiri.

Usia?
Kalian boleh menebak berapapun usiaku.
Tapi .. aku harus jujur kalau usiaku kurang lebih setengah dari usia ibuku, dua tahun lebih muda dari kakakku, dua tahun lebih tua dari adik pertamaku, empat tahun lebih tua dari adik keduaku (silakkan kau tebak sendiri hee..)

Sebenarnya aku?
Aku tak mampu menyuarakan keinginanku dengan bebas, mengekspresikan segala yg ku mau secara transparan. Ya beginilah aku. Aku lebih senang orang lain menerka-nerka siapa diriku yg hanya 'orang pintar' yang mampu membaca siapa diriku sebenarnya (hahaa.. maaf untuk yg satu ini aku berbohong). Intinya aku suka orang menerka siapa aku tanpa aku harus tau bagaimana mereka mengetahui kepribadianku yang sesungguhnya.

Emm.. yang aku suka?
Ada satu hal yang aku suka. Aku suka berkhayal, entah sejak kapan. Tapi aku suka itu. Menurutku itu yg membuatku lebih hidup. Ya setidaknya aku bisa hidup tanpa menyusahkan orang lain. Karna berkhayal dari diri sendiri, oleh diri sendiri dan untuk diri sendiri hhaa..
Pesanku satu berkhayal lah dengan positif.

Terakhir, yang kamu harus tau
Orang lain tak tau siapa dirimu.
Orang lain tak mengenal siapa dirimu.
Kamu yg lebih mengenal lebih dalam tentang dirimu.
Tulislah yg kamu mau, ceritakan yg kamu suka.
Orang lain mungkin tak butuh itu, tapi kamu? Iya.

_Fa

Kamis, 06 Oktober 2016

Aku dan Tuhanku

Aku hanya sedang berusaha menikmati setiap rasa yg diberikan Tuhan, termasuk rasa takut dan bingung menjalani hidup satu detik kedepan

Hidup penuh teka teki dan akan selalu menyimpan banyak misteri
Yang ku butuhkan saat ini hanyalah keberanian untuk mampu menaklukkan segala rasa takut dan bingung dalam diri, karna bagiku musuh terbesar adalah diri sendiri

Entah aku akan terjatuh atau bangkit, entah akan ada luka atau tawa
Yang terpenting adalah aku tak boleh berburuk sangka pada penciptaku

Aku terlahir di dunia ini sebagai pemenang, lantas apa pantas aku menghindar atas garis yg ditakdirkan Tuhan?

Nyatanya..
Aku sudah tertunduk pada takut dan bingungku hingga ku dikendalikan
Aku seolah terbelenggu

Rasanya..
ingin sekali ku gulung rasa takut dan bingungku, lalu ku bentangkan segala keberanian yg ku miliki, karna ku yakin Tuhan selalu menitipkan rasa itu tanpa terkecuali

Kini..
Aku ingin seperti embun yang tak pernah takut jatuh dari pelupuk daun, jua seperti air yg tau pasti kemana akan bermuara

_Fa

Sabtu, 10 September 2016

Tak Berdimensi

Ku potret wajah-wajah bahagia dalam sendu
Membingkai kisah harumnya rindu

Kelamnya malam lukiskan makna terdalam
Bersama lamunan sang dewi malam

Pancaran bola mata ceritakan asa
Tampakkan segala tentang rasa

Bibir tipis lembut terpancar jelas membalut
Memanja pada bintang berkabut

Nyanyian angin nan rumput pun iringi kebersamaan
atas karunia terindah titipan Tuhan

_Fa

Selasa, 12 April 2016

Nelangsa

Ragaku ada, namun jiwaku hilang
Kini ku berteman sepi, berkawan duka
Menyapaku pada setiap luka
Wahai pedih..
Aku jatuh tak lagi utuh
Aku perih bak patahan sayap merpati
Hingga terbesit dalam hati "apakah masih ada bahagia tanpa hampa?"
_Fa

Selasa, 31 Desember 2013

Tugas mikrobiologi dasar


Anabaena azollae dalam Fotosintesis


Klasifikasi

Kingdom         : Bacteria
Filum               : Cyanobacteria
Ordo                : Nostocales
Famili              : Nostocaceae
Genus              : Anabaena
Spesies            : Anabaena azollae

Anabaena azollae adalah cyanobacteria phototrophic berserabut kecil yang umumnya dipandang sebagai organisme multiseluler dengan dua jenis sel saling berbeda. Pertama adalah kecil, melingkar, fotoautotropik "vegetatif" sel yang melakukan fotosintesis pemberian oksigen dan biasanya hijau berwarna biru . Kedua adalah sebuah heterosis, ukurannya lebih besar, lebih pucat, sel lebih homogen diproduksi oleh Anabaena untuk memperbaiki nitrogen atmosfer. (http://microbewiki.kenyon.edu/index.php/Anabaena_azollae)
A. Azollae dan Azolla telah membentuk hubungan simbiosis di mana cyanobacterium menerima karbon dan nitrogen sumber dari pabrik dalam pertukaran untuk tetap nitrogen. Hubungan ini telah terbukti berguna untuk manusia dalam produksi pangan, khusus dalam pembuahan sawah. Azolla digunakan sebagai pupuk hayati organik untuk meningkatkan kadar nitrogen di sawah. A. Azollae adalah organisme model yang umum digunakan di laboratorium untuk studi diferensiasi gen dalam pembentukan heterosis. Anabaena berperan menambat N. Bagian N yang aktif manambat adalah sel yang besar yang bernama heterosis. Jika diair terdapat amonium dari urea, sel heterocyt (heterosis)  tidak ada, dan azolla tidak bisa menambat N. Jadi jika akan menanam azolla disawah jangan terlalu banyak atau bahkan jangan sama sekali menambah pupuk urea karena akan mempengaruhi dalam penambatan N. Urea akan menjadi amonium dan amoniumlah yang menyebabkan Anabaena tidak bisa menambat N.
Anabaena tersebar luas di air dan garam habitat segar. Mereka seperti anggota lain dari Nostocales, telah mengkhususkan sel yang disebut heterosis yang merupakan situs fiksasi nitrogen. Heterosis terbentuk dalam filamen dari sel-sel biasa. Lokasi mereka dalam filamen yang khas bagi spesies. Namun, ada pula yang terletak di ujung filamen, sedangkan lainnya berada di dalamnya. Ketika amonia atau bentuk lain tetap nitrogen habis dari lingkungan, pembentukan heterosis diinduksi. Selama proses berlangsung di mana sel-sel yang dikonversi ke heterosis, sintesis phycobilins, pigmen antena untuk fotosintesis dihentikan. Oleh karena itu, heterosis tidak lagi mampu berfotosintesis, sehingga produksi oksigen berhenti. Karena oksigen menghambat fiksasi nitrogen, ini memungkinkan heterosis untuk melaksanakan fiksasi ketika nitrogenase disintesis. Sebuah jumlah yang cukup besar yang diketahui tentang heterosis didiferensiasi dan proses fiksasi nitrogen pada Annabaena (A. Balows, 1992).
A. Azollae menggunakan energi matahari bersama dengan bacteriochlorophyll dan CO2 untuk melakukan fotosintesis dalam sitoplasma sel-sel. Fotosintesis transpor elektron di Anabaena hasil oksidasi H2O di fotosistem II di mana ATP dan NADPH terbentuk melalui gerakan elektron bersemangat menuruni serangkaian protein dengan fotosistem I. Dalam fotosistem I, elektron dipisahkan dari donor elektron organik dan akhirnya ditransfer untuk membentuk NADH atau NADPH.  
Fungsi heterosis sebagai situs untuk fiksasi nitrogen di bawah kondisi aerobik dan dibentuk dalam menanggapi kurangnya tetap nitrogen. Heterosis dewasa tidak mengandung fotosistem II fungsional dan tidak dapat menghasilkan oksigen. Sebaliknya, mereka hanya mengandung fotosistem I, yang memungkinkan mereka untuk melakukan fotofosforilasi siklik dan ATP regenerasi. Kehilangan fotosistem II berarti bahwa heterosis tidak lagi mampu menghasilkan pereduksi yang diperlukan untuk fiksasi nitrogen. Ini perlu dipasok oleh sel vegetatif tetangga sebagian besar dalam bentuk sukrosa, yang diproduksi selama fotosintesis. Perubahan ini memberikan kondisi yang sesuai untuk fungsi oksigen-sensitif nitrogenase.

Daftar Pustaka
Anonim. Anabaena. MicrobeWiki. Kenyon College. Web. (http://microbewiki.kenyon.edu/index.php/Anabaena). 2011. Diakses pada tanggal 28 Desember 2013 pukul 19.00 WIB
Anonim. Anabaena azollae (http://www.wnmu.edu/academic/nspages/gilaflora/anabaena_azollae.html) 2001. Diakses pada tanggal 30 Desember 2013 pukul 19.30 WIB
Balows, A., H. G. Truper, M. Dworkin, W. Harder and K. H. Schleifer, eds. The Prokaryotes. 2nd ed. Berlin : Springer-Verlag. 1992
Hindawi. Azolla-Anabaena as a Biofertilizer for Rice Paddy Fields in the Po Valley, a Temperate Rice Area in Northern Italy. (http://www.hindawi.com/journals/ija/2010/152158/.) 2010. Diakses pada tanggal 28 Desember 2013 pukul 19.30 WIB
Holt, J. G., Editor-in-Chief. Bergey’s Manual of Deteminative Bacteriology. 9th ed. Baltimore, MD : Williams and Wilkins. 1994
Staley, J. T. and A-L. Reysenbach. Biodiversity of Microbial Life : Foundation of Earth’s Biosphere. New York : John Willey & Sons. 2002